Selasa, 22 November 2011

makalah strategi peningkatan kemampuan berbicara

STRATEGI PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA

Makalah ini dipresentasikan pada mata kuliah
Dasar-dasar Berbicara

Di bawah bimbingan:
Dra. Siti Sahara



 











Disusun oleh :
Danil Adepi
Dede Sunarya
Widia Cahya Pratami
Naila Sa’adah



JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UIN SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2011
KATA PENGANTAR

Bissmilahirrohmanirrahim

Alhamdulillah segala puji syukur hanya untuk Allah dan telah mencurahkan Rahmat serta hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas dalam menyusun makalah ini.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad SAW. Dan keluarganya juga para sahabatnya serta para pengikut-Nya yang serta sampai akhir zaman.
Dalam menyusun makalah ini kami menyadari masih banyak kekurangan dalam isi, bentuk maupun susunan kalimatnya akan tetapi berkat bimbingan dan dorangan serta do'a dari berbagai pihak maka kesulitan-kesulitan yang kami hadapi, Alhamdulillah dapat teratasi. Namun kami tetap menerima dan mengaharapkan kritik serta saran dari pembaca yang menuju ke arah kebaikan dan kesempurnaan dalam makalah ini.
Semoga apa yang kami usahakan ini kiranya dapat bermanfaat bagi kami khususnya dan para pembaca umumnya, Amin.

Jakarta,7 April 2011

Penulis










DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................. 1
DAFTAR ISI................................................................................................................ 2
BAB 1   PENDAHULUAN........................................................................................ 3
A. Latar Belakang Masalah............................................................................ 3
B. Perumusan Masalah................................................................................... 3
C. Tujuan........................................................................................................ 3
BAB 2   ISI.................................................................................................................. 4
BAB 3   PENUTUP..................................................................................................... 7
A. Kesimpulan................................................................................................ 7
B. Saran dan Kritik......................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................. 8



















BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah
Pada eraglobalisasi seperti sekarang ini komunikasi menjadi hal yang penting dalam kehidupan manusia. Komunikasi yaitu berbicara itu sendiri merupakan cara manusia untuk mengutarakan maksud dan tujuan. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia tidak akan pernah lepas dari komunikasi. Kemampuan dalam berbicara tentunya dapat ditingkatkan dengan cara tertentu, sebagai calon guru perlu mengetahui cara untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam proses belajar mengajar itu sendiri untuk menunjang proses belajar mengajar di sekolah nanti.
Kemampuan berbicara yang baik pula, dapat menunjang kehidupan yang lebih baik di kemudian hari.

B. Perumusan masalah
1.    Apa itu berbicara?
2.    Apa itu strategi?
3.    Apa saja strategi peningkatan kemampuan berbicara?
4.    Apa saja strategi dalam meningkatkan kemampuan berbicara?
5.    Apa saja pentingnya memiliki kemampuan berbicara yang baik

C. Tujuan
1.    Untuk mengetahui apa itu berbicara.
2.    Untuk mengetahui apa itu strategi.
3.    Untuk mengetahui langkah-langkah / strategi peningkatan kemampuan berbicara
4.    Untuk mengetahui pentingnya memiliki kemampuan berbicara yang baik.






BAB 2
PEMBAHASAN

Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaan (Tarigan, 1993 : 15).
Pendapat yang sama disampaikan oleh Tarigan, dkk (1997 : 13). Mereka berpendapat bahwa berbicara adalah keterampilan menyampaikan pesan melalui bahasa lisan kepada orang lain.
Berbicara merupakan suatu keterampilan, dan keterampilan tidak akan berkembang kalau tidak dilatih secara terus menerus. Oleh karena itu, kepandaian berbicara tidak akan dikuasai dengan baik tanpa dilatih. Apabila selalu dilatih, keterampilan berbicara tentu akan semakin baik. Sebaliknya, kalau malu, ragu, atau takut salah dalam berlatih berbicara, niscaya kepandaian atau keterampilan berbicara itu semakin jauh dari penguasaan.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia, strategi bermakna rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.
Strategi kompetensi disebut juga dengan strategi komunikasi atau communication strategies (Thornburry, 2006: 29).
Ada beberapa hal yang yang harus diperhatikan dalam strategi komunikasi yakni:
1.    Menggunakan kata-kata yang banyak/tidak langsung (tidak to the point)
2.    Mengubah kata-kata baru agar lebih dikenal (penyerapan kata asing), contoh: mesjid
3.    Menggunakan kata-kata yang umum atau sudah dikenal.
4.    Menggunakan ekspresi atau alih kode, contoh:menggunakan bahasa jawa karma pada orang yang lebih tua.
5.    Menggunakan gerak tubuh atau mimik untuk meyakinkan maksud yang kita inginkan.
Strategi berbicara menurut Modul untuk Profesional Persiapan Pengajaran Asisten dalam Bahasa Asing (Grace Stovall Burkart, ed 1998.; Pusat Linguistik Terapan,).

1.  Menggunakan minimal tanggapan

Bahasa peserta didik yang kurang percaya diri dalam kemampuan mereka untuk berpartisipasi dengan sukses dalam interaksi lisan sering mendengarkan dalam keheningan sementara yang lain yang bicara. Salah satu cara untuk mendorong peserta didik tersebut untuk mulai berpartisipasi adalah untuk membantu mereka membangun suatu persediaan tanggapan minimal yang mereka dapat digunakan dalam berbagai jenis pertukaran.. tanggapan tersebut dapat sangat berguna untuk pemula.
Tanggapan Minimal dapat diprediksi bahwa peserta percakapan digunakan untuk menunjukkan pemahaman, perjanjian, keraguan, dan tanggapan lain untuk apa yang dikatakan pembicara lain.. Memiliki stok tanggapan tersebut memungkinkan pelajar untuk fokus pada apa peserta lain katakan, tanpa harus secara simultan rencana tanggapan.

2. Menggunakan bahasa untuk berbicara tentang bahasa
Bahasa peserta didik sering terlalu malu atau malu untuk mengatakan sesuatu ketika mereka tidak mengerti pembicara lain atau ketika mereka menyadari bahwa mitra percakapan tidak mengerti mereka. Guru dapat membantu siswa mengatasi keengganan ini dengan meyakinkan mereka bahwa kesalahpahaman dan kebutuhan untuk klarifikasi dapat terjadi pada berbagai tipe interaksi, apapun bahasa peserta tingkat keterampilan. Guru juga dapat memberikan strategi siswa dan frase yang digunakan untuk klarifikasi dan cek pemahaman.
            Dengan mendorong siswa untuk menggunakan frase klarifikasi di kelas saat terjadi kesalahpahaman, dan dengan menanggapi positif ketika mereka melakukannya, guru dapat menciptakan lingkungan praktek otentik di dalam kelas itu sendiri. Ketika mereka mengembangkan kontrol dari strategi berbagai klarifikasi, siswa akan mendapatkan kepercayaan diri dalam kemampuan mereka untuk mengelola berbagai situasi komunikasi yang mungkin mereka hadapi di luar kelas.
            Setelah mengetahui langkah-langkah atau strategi dalam meningkatkan kemampuan berbicara, maka kemampuan berbicara diharapkan dapat meningkat.
            Kemampuan berbicra sangat penting dalam kehidupan manusia pada umumnya. Kemampuan berbicara yang baik dapat menunjang segala aktifitas yang ada, contohnya:
1.      Sebagai calon guru tentunya harus memiliki kemampuan berbicara yang baik agar dalam menyampaikan materi kepada siswa akan berjalan dengan baik.
2.      Ketika dihadapkan pada suatu forum, seminar dan diskusi dipastikan sang partisipan harus memiliki kemampuan berbicara yang sangat baik. Karena di dalam forum tersebut tentunya sang partisipan diajak unuk berargumen yang didukung dengan kemampuan berbicara yang baik.
3.      Pada situasi wawancara, kemampuan berbicara yang baik tentu diperlukan untuk menunjang kemampuan menjawab pertanyaan dalam wawancara.
Dari ketiga contoh di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kemampuan berbicara yang baik sangat penting dalam setiap situasi tertentu.






















BAB 3
PENUTUP

A. Kesimpulan
            Bahwa dalam berbicara itu sendiri merupakan suatu cara manusia berkomunikasi, dimana menjadi hal yang penting yang harus dimiliki oleh manusia umumnya.
            Berbicara adalah suatu cara manusia mengekspresikan, menyatakan serta menyampaikan pikiran, gagasan dan perasaaan.
Dalam meningkatkan kemampuan berbicara, diperlukan adanya strategi-strategi yang mendukung. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, strategi bermakna rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus.
Meningkatkan kemampuan berbicara sangatlah penting dalam menunjang setiap aktifitas yang ada. Kemampuan berbicara yang baik tentu akan mendukung kesempurnaan aktivitas tertentu.

B. Saran Dan Kritik
Dalam menyusun makalah ini, kami menyadari banyak kesalahan yang terdapat di dalamnya. Saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini dikemudian hari.












DAFTAR PUSTAKA

Depdiknas. Kamus Besar bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka, 2001
Sahara, Siti , dkk.Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta : FITK PRESS, 2008
http://www.nclrc.org/essentials/speaking/stratspeak.htm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar