Sabtu, 10 Desember 2011

Konsep Pembelajaran Kognitif


Disusun Untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester  Mata Kuliah Perencanaan Pembelajaran








Disusun Oleh :

Naila Saadah  (1110013000091)
PBSI/ 3.c



JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UIN SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA
2011
Jelaskan yang anda ketahui tentang materi kognitif :
    1. fakta
    2. konsep
    3. prinsip
    4. prosedur

·         Kognitif adalah sebuah istilah yang digunakan oleh psikolog untuk menjelaskan semua aktivitas mental yang berhubungan dengan persepsi, pikiran, ingatan, dan pengolahan informasi yang memungkinkan seseorang memperoleh pengetahuan, memecahkan masalah, dan merencanakan masa depan, atau semua proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari, memperhatikan, mengamati, membayangkan, memperkirakan, menilai, dan memikirkan lingkungannya. Belajar kognitif ciri khasnya terletak dalam belajar memperoleh dan mempergunakan bentuk-bentuk reppresentatif yang mewakili obyek-obyek itu di representasikan atau di hadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, gagasan atau lambang, yang semuanya merupakan sesuatu yang bersifat mental

Pengertian Konsep dalam Materi Kognitif

v  Menurut Jean Piaget, seorang psikolog Swiss yang hidup tahun 1896-1980. Teorinya memberikan banyak konsep utama dalam lapangan psikologi perkembangan dan berpengaruh terhadap perkembangan konsep kecerdasan, yang bagi Piaget, berarti kemampuan untuk secara lebih tepat merepresentasikan dunia dan melakukan operasi logis dalam representasi konsep yang berdasar pada kenyataan. Teori ini membahas munculnya dan diperolehnya schemata (skema) tentang bagaimana seseorang mempersepsi lingkungannya dalam tahapan-tahapan perkembangan, saat seseorang memperoleh cara baru dalam merepresentasikan informasi secara mental.


v  Menurut Reigeluth, (1987 : 98) konsep adalah sekelompok objek atau peristiwa atau simbol yang memiliki karakteristik umum yang sama dan diidentifikasi dengan nama yang sama, misal konsep tentang manusia, hari akhir, surga dan neraka. Materi konsnep berupa pengertian, definisi, hakikat inti isi.

v  Menurut buku yang berjudul “Proses Belajar Mengajar dalam Sistem Kredit Semester” karya Drs. Slameto, (1991 : 135) pengertian konsep dalam pembelajaran kognitif, yaitu: pada waktu orang belajar nama-nama atau perkataan-perkataan, ia mengasosiasikan perkataan-perkataan itu dengan obyek-obyek atau peristiwa-peristiwa. Dengan demikian perkataan-perkataan itu menunjukkan konsep yang dimilikinya. Perkataan dan konsep itu berhubungan erat sekali. Perkataan menunjuk pada konsep tertentu dan sebaliknya pengalaman tentang konsep tertentu menimbulkan perkataan yang sesuai.
Informasi yang sama yang diperoleh mengenai benda-benda, sifat-sifat, peristiwa-peristiwa menghasilkan diperolehnya konsep-konsep yang sama (mempunyai makna denotatif).

Ada empat dasar untuk mendefinisikan perkataan yang menunjukkan konsep yaitu berdasarkan :
           
  1. Sifat-sifat yang dapat diukur dan diamati, (misal: nanas dan melon adalah buah-buahan yang sama-sama memiliki rasa manis serta segar, tetapi berbeda bentuk, besarnya, kulitnya).
  2. Sinonim, antonym, dan makna semantik lainnya (misal: “sopan” diartikan sebagai beradab, baik budi bahasanya, baik kelakuannya, tidak kasar, tidak lacur, dan tidak cabul).
  3. Hubungan-hubungan logis dan aksioma/ definisi dari sudut ini tidak secara langsung menunjiuk sifat-sifat tertentu (misalnya: garis lurus dibatasi sebagai jarak terdekat antara dua titik).
  4. Manfaat dan gunanya (misal: penghapus untuk menghapus , sapu untuk menyapu).

Siswa-siswa SD kelas rendah banyak menggunakan definisi dari segi manfaat dan gunanya, tetapi siswa-siswa di kelas yang lebih tinggi dan orang dewasa menggunakan tiga macam definisi yang lain lebih banyak dari segi manfaat dan gunanya.

Definisi konsep terdiri dari segi tiga sifat (atribut), yaitu : makna psikologis, stuktur, dan transferabilitas.
Makna psikologis yaitu konsep yang sesuai dengan makna konotatif. Sesuai dengan bertambahnya pengalaman dan pengetahuan siswa, konsep yang dimilikinya tentang sesuatu itu selalu berubah .
Stuktur, ada 4 hal yang termasuk dalam sturktur, yaitu:  sifat-sifat, aturan, untuk menggabungkan sifat-sifat itu, hirarki, dan contoh atau wujud konsep.
Transferabilitas, apabila sebuah konsep telah dikuasai siswa, ada empat kemungkinan untuk menggunakannnya di dalam situasi-situasi lain (atau ditransnferkan dalam situasi lain), yaitu:
1.      siswa dapat menggolongkan apakah contoh konsep yang dihadapi sekarang termasuk dalam golongan konsep yang sama ataukah dalam golongan konsep yang lain.
2.      siswa dapat mengenal konsep lain dalam hubungan superordinat, koordinat atau subordinat.
3.      siswa dapat menggunakan konsep tersebut untuk membentuk dan mengerti prinsip dan dalam memecahkan masalah.
4.      penguasaan suatu konsepmemudahkan siswa untuk mempelajari konsep-konsep lain.




DAFTAR PUSTAKA

Abdul, Majid. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2006.
Slameto. Proses Belajar Mengajar dalam Sistem Kredit Semester. Jakarta: Bumi Aksara. 1991.
Gleder, Margaret E Bell. Belajar Dan Membelajarkan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 1992.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar